Tampilkan postingan dengan label TunaDaksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TunaDaksa. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

Prinsip Pembelajaran Matematika Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Prinsip-prinsip Pembelajaran Matematika Bagi Anak Berkebutuhan Khusus


1.       Tunanetra
       - Prinsip kekonkritan
       - Prinsip pengalaman yang menyatu
       - Prinsip belajar sambil melakukan (learning by doing)
       - Kemandirian
       - Berkesinambungan
2.       Tunarungu
       - Prisnip keterarahan wajah
       - Prinsip keterarahan suara
       - Prinsip keperagaan
3.       Tunagrahita
       - Prinsip keperagaan
       - Prinsip kasih sayang
       - Prinsip rehabilitatif
4.       Tunadaksa
       - Prinsip kasih sayang
       - Prinsip habilitasi dan rehabilitasi
5.       Tunalaras
       - Kebebasan yang terarah
       - Penggunaan waktu luang
       - Kepatuhan
       - Kebutuhan dan keaktifan
       - Setia kawan
       - Minat dan kemampuan
       - Emosi, sosial dan prilaku
       - Disiplin
       - Kasih sayang
         Namun yang terpenting adalah Kepatuhan,
6.       Anak Berbakat
       - Percepatan
       - Pengayaan
7.       Anak Autis
       - Kontak mata
       - Kasih sayang
       - Kepatuhan
       - Minat dan bakat
8.       Anak Lamban Belajar
       - Kontektual
       - Motifasi 

Sumber : Perkuliahan tanggal 19 November 2012 oleh Drs. Subagyo, M.Si.

Rabu, 05 September 2012

Pengertian Orthose / Orthosis

Pengertian Orthose / Orthosis.
Orthosis/Orthose/ ortesa adalah segala alat yang ditambahkan ke tubuh atau alat bantu penyangga tubuh atau anggota gerak tubuh yang layu, lumpuh atau cacat untuk menstabilkan atau immobilize bagian tubuh, mencegah kecacatan, melindungi dari luka, atau membantu fungsi dari anggota tubuh.

Orthose dibagi dalam 3 jenis, berdasarkan atas bagian dari tubuh manusia, yaitu:
a. Orthose anggota gerak atas,
Orthose ini diberikan kepada orang yang mengalami kecacatan atau kelumpuhan pada anggota gerak atas yaitu lengan dan tangan. Orthose untuk orang sakit, penyakit tersebut misalnya stroke, osteoarthritis, cerebral palsy.
Fungsi orthose yang lain sebagai alat koreksi kecacatan agar dapat meningkatkan luas garak sendi, dan sebagai immobilitation pada masa pemulihan setelah operasi.
Contoh:
1. Static cock up splint yang digunakan pada tangan yang mengalami drop hand yang memungkinkan jari-jari tangan tidak dapat digerakan.
2. Cock up slint dynamic yang digunakan pada tangan yang mengalami drop hand yang memungkinkan jari-jari tangan dapat digerakan.
3. Elbow brace yang digunakan untuk penguat sendi siku, orthose pada AGA.
4. Arm corset yang digunakan untuk stabilitasi lengan bawah karena fracture.
5. Night splint yang digunakan untuk tangan yang mengalami drop hand tetapi digunakan pada malam hari.
b. Orthose anggota gerak bawah,
Orthose ini diberikan kepada orang yang mengalami kecacatan atau kelumpuhan pada anggota gerak bawah yaitu paha, betis dan kaki.
Contoh:
1. HKAFO (hip knee ankle foot orthose) yang digunakan pada anggota gerak bawah yang seluruhnya mengalami kelayuan.
2. KAFO (knee ankle foot orthose) yang digunakan pada pasien dengan kelainan panjang tungkai dan polio.
3. AFO (ankle foot orthose) yang digunakan untuk koreksi kecacatan pada daerah ankle dan foot yang mengalami drop foot.
4. FO (foot orthose) yang digunakan untuk koreksi kecacatan pada telapak kaki.
5. Orthopaedic shoes yang digunakan untuk mengoreksi kelainan kaki yang cacat, seperti flat foot, menetralisir dari kaki yang mengalami valgus atau varus.
c. Orthose untuk orang sehat,
Orthose untuk orang yang sehat seperti deker lutut, deker ankle, dan corset.
d. Alat bantu mobilisasi,
Alat bantu mobilisasi seperti crutch, walker, kursi roda, dan three foot.

Beberapa Fungsi Orthosis
* memperbaiki atau mengkoreksi alignment anggota tubuh.
* membantu atau mengkontrol pergerakan sendi
* penyangga, maka dari itu mengurangi beban
* pelindung dari gangguan fisik



Selasa, 04 September 2012

Tuna Daksa

1. Kebutuhan Anak Tuna Daksa

2. Pengertian Orthose / Orthosis


Kebutuhan Anak Tuna Daksa


Kebutuhan Anak Tuna Daksa.
Kali ini, saya akan memaparkan beberapa masalah tentang apa saja yang menjadi kebutuhan Anak Tuna Daksa;
1. Layanan Pendidikan Khusus
2. Mobilitas atau latihan pindah tempat
3. Bimbingan kemandirian ADL (Activity of Daily Living) / Kehidupan sehari-hari
4. Bimbingan psikologis
5. Bimbingan keamanan
6. Bimbingan Komunikasi
7. Bimbingan Orthosis dan Porsthetis

Jumat, 21 Oktober 2011

TunaDaksa